Motorola Rokr E8

Dalam pasar ponsel yang makin kompetitif dan inovatif, Motorola memberi gebrakan dengan meluncurkan Motorola Rokr E8 sebagai generasi penerus ponsel pemutar musik seri sebelumnya. Motorola Rokr E8 memulai debut yang bagus bahkan sebelum diluncurkan di pasaran Amerika.

Rokr E8 pertama kali menunjukkan faktor elegan dan kemewahannya di ajang piala Oscar awal tahun lalu. Di ajang bergengsi ini, Motorola memberikan 1 unit Rokr E8 yang terbungkus dalam kotak spesial dengan warna berbeda bagi perempuan dan pria kepada masing-masing nominator Academy Award untuk kategori Sutradara dan 4 kategori akting.

Makanya kesempatan mengulas ponsel inovatif ini tak kami sia-siakan. Kami coba kulik semua fitur utama maupun ekstra yang tersedia di Rokr E8. What’s the verdict? Read on…

Key word: Innovation

Menilik desainnya, ponsel berbobot 100 gram ini terbilang panjang walau terlihat ramping. Keypad yang ada di Rokr E8 terbilang unik. Jika kita memakai telepon, maka Rokr E8 akan menampilkan angka-angka tetapi jika kita menggunakan E8 untuk mendengarkan musik, keypad numerik langsung menghilang dan tergantikan oleh tombol-tombol musik.

Layaknya sebuah iPod, Rokr E8 juga dilengkapi tombol navigasi ‘Fast Scroll’ yang sensitif sentuhan sehingga Anda tak perlu menekan navigation keys berulang-ulang hanya untuk mencari menu atau lagu tertentu. Seluruh keypad di Motorola Rokr E8 seakan virtual dan hampir rata dengan permukaan ponsel tapi cukup responsif ketika ditekan.

Camera, please?!

Kita ulik dulu fitur kamera dan video recorder serta video player yang ada di ponsel fashionista ini. Kami aktifkan kamera 2 megapixel beresolusi 1600 x 1200 pixelnya lalu langsung memotret model-model yang beraksi di suatu acara launching mobil. Hasil foto dari kamera yang tak mengusung flash juga night mode apalagi autofocus ini tergolong standar bahkan kerap dihantui noise tak hanya di sisi-sisi gambar tetapi juga keseluruhan.

Itu bicara foto indoor. Jika foto outdoor, hasilnya terbilang lumayan bagus dengan saturasi warna yang memadai. Aktifkan video recorder dan mulai merekam para sexy dancer, ponsel dengan memori internal sebesar 2GB (tersedia slot kartu ekstra MicroSD) ini beraksi merekam gerakan cepat dengan sedikit terpatah-patah dan terlihat kepayahan menyajikan gerakan cepat walau layar 2 inci dengan kedalaman 262 ribu warna yang dimiliki Rokr E8 terbilang lapang untuk mengintip obyek.

The rhythm is here

Enough with the camera. What about its main functionality? Apa tuh fungsi utamanya? Jelas….memutar musik. Nah apakah Rokr E8 terbilang handal untuk dinobatkan sebagai ponsel music-on-the-go? Proses pemindahan lagu baik dari Bluetooh maupun USB 2.0 terbilang cepat dan berjalan lancar. Hanpir semua format audio bisa dilayani dengan sigap olehnya.

Bukannya aku takut versi si cantik Mulan Jameela langsung kami pilih sebagai lagu pembuka. Suara seksi lansung tersembur keluar dari speakernya. Suara Mulan Jameela terdengar ekspresif dan dominan. Suara musik latar terdengar detail dan seakan menyatu menjadi suatu kesatuan yang utuh dan bekerja-sama memberi hiburan musik dimanapun.

Kami coba setup suara untuk mendapat hasil yang terbaik. Sebagai pondasi dasar pemberi kualitas suara, Rokr E8 memberi beragam pilihan ekualiser juga pilihan suara 3 dimensi yang membahana serta mengisi ruang. Kami beralih ke lagu Green Tinted Sixties Mind yang merupakan lagu favorit kami karya Mr.Big yang dinyanyikan oleh Mulan Jameela. Wah….suara musik intro mirip sayatan gitar si Paul Gibson.

Untuk lagu agak keras, Rokr E8 mulai kelihatan limbung walau settingan ekualiser sudah di ‘Rock’. Memang sih….vokal masih terdengar renyah dan impresif tapi kok musik seakan menjadi agak cempreng walau di volume menengah.

That’s it? Belum!. Ketika kami berusaha masuk ke set Bass boost kok tak bisa? Apakah fitur ekualiser harus dimatikan dulu baru bisa set Bass boost? Sampai tulisan ini dimuat, kami masih belum bisa menemukan cara untuk mengaktifkan settingan Bass boost-nya. Kami yang sudah uzur dalam mengulas peranti teknologi yang makin maju atau memang ada yang salah di ponsel sampel review kami?.

Bukan hanya itu masalah yang timbul. Penempatan speaker pada bagian belakang bodi ponsel juga membuat suara yang tersembur dari speaker terasa kehilangan greget ketika ponsel diletakkan di meja. Apakah kami harus menempatkan ponsel terbalik hanya untuk mendengar musik?.

Then….?

Saatnya mengambil kesimpulan dan itu bukan suatu hal yang mudah. Ponsel musik dengan kisaran harga di bawah 3 juta ini memang menawarkan desain yang inovatif yang membuat ponsel ini terlihat elegan dan seksi. Suara lawan bicara juga terdengar jelas karena fitur Crystal Talk yang dimiliki Motorola berfungsi dengan baik.

Harga cukup tinggi tapi kualitas earphone-nya jauh di bawah pesaing terdekat dengan kisaran harga yang sama membuat kami hanya bisa memberi tiga bintang dari segi performa per value dan suara per harga untuk ponsel Motorola Rokr E8 ini.

Once again..the judge has reached the verdict!. Tapi semua kami kembalikan lagi kepada Anda, the real user!. Jika Anda ingin sebuah ponsel musik di perjalanan dengan teknologi ala MP3 player yang tak malu-maluin dibawa ke pesat untuk mencerminkan diri Anda, Rokr E8 bisa menjadi pilihan utama.

Nokia E71

Hati berdebar-debar, pandangan mata seakan berkunang-kunang lalu mulut ternganga dan menunjukkan wajah terpana. Apakah itu reaksi pertama kami melihat Nokia E71? Tentu tidak…!. itu reaksi berlebihan sekali untuk melihat sebuah ponsel anyar Blackberry-wanna be rilisan Nokia ini.

Memang kalau dilihat dari spek…tak ada yang bisa meremehkan ponsel pintar ini. Dari layar 2,6 incinya saja, ponsel HSDPA ini sudah mengumbar 16 juta warna yang tentu saja sangat realistis dalam melihat foto maupun menonton rekaman momen penting Anda.

Ponsel batang yang dilengkapi keyboard QWERTY ini masih tetap nyaman berada dalam genggaman. Bobot yang mencapai 127 gram masih bisa dibilang portabel dan nyaman dimasukkan ke saku Anda.

Pendukung kantor bergerak? Ada!. Fitur ekstra? Jelas punya!. E71 juga memberi ekstra seperti FM radio, MP3 player, kamera 3MP dengan flash dan autofocus, juga GPS receiver. Bagaimana kinerja ponsel HSDPA yang menyasar pebisnis ini? Berharap saja kami segera menyajikan ulasannya ke hadapan Anda karena ponsel ini belum resmi meluncur di pasaran Indonesia. just wait, k!?.

Sony Ericsson W980

Satu lagi seri Walkman dari Sony Ericsson masuk ke pasaran ponsel Indonesia. Sony Ericsson W980 siap memberikan Clear Audio Experience- pengalaman audio yang jernih. Maksudnya? Check it out!.

Sony Ericsson meluncurkan ponsel seri Walkman terbarunya beberapa waktu yang lalu. Saat peluncuran, para jurnalis diajak berkeliling menggunakan bis beberapa saat untuk benar-benar mengalami pengalaman audio yang jernih oleh SE W980i ini.

“Ponsel Walkman W980 menciptakan standar baru dalam dunia ponsel musik karena memiliki clear audio experience yang tak tertandingi” ujar Djunadi Satrio, Head of Marketing Sony Ericsson Indonesia. Ponsel berbobot 100gr ini mengusung layar 2,2 inci 262 ribu warna yang tentunya sangat handal dalam menayangkan rekaman video juga foto yang diambil dari kamera 3,2 megapixel-nya.

Tentu selain ponsel musik dan kamera, SE W980 juga merupakan ponsel HSDPA untuk akses internet super cepat yang bisa Anda nikmati. Apa kelemahan dan keungggulan dari ponsel yang berusaha mencetak rekor MURI ini? Nantikan ulasannya.

i-Mobile mengukuhkan diri

 


Negeri Gajah Putih Thailand ternyata tak hanya memberi beras maupun pabrik otomotif yang melayani pasaran Asia Tenggara. Negeri ini juga menjadi basis produsen ponsel Samart i-Mobile yang kini meluncurkan produk-produk mereka ke pasaran ponsel Indonesia yang makin kompetitif.

Strive in highly competitive market
i-mobile berdiri tahun 2002 di Thailand dan dua tahun setelahnya i-mobile langsung masuk ke pasar luat negeri. Saat ini i-mobile adalah perusahaan multimedia kedua terbesar di Thailand, termasuk dalam daftar Perusahan Top 100 di Bursa Efek Thailand, dan saat ini telah hadir di delapan negara Asia: Thailand, Indonesia, Malaysia, Vietnam, India, Laos, Kamboja, dan Banglades.

Bagaimana peluang di pasar ponsel Indonesia yang sangat ketat dan kompetitif? Chief Operating Officer Samart i-Mobile, Jong Diloksomdat, mengatakan “Kami yakin bisa meraih 5% market share seiring makin tingginya minat pasar dan brand awareness atas produk kami”. Walau target 5% itu belum kami dapat konfirmasi bisa diraih oleh Samart i-Mobile dalam waktu berapa tahun.

Untuk mendukung penetrasi ponselnya di Indonesia, i-Mobile yang meluncurkan empat produk terbarunya: i-Mobile 318, i-Mobile 518, i-Mobile 520, dan i-Mobile 613 menggandeng tiga distributor, yakni Suryacomm Distribution, Poin 2000 dan Dinamik Mobile.

“Ketiganya memiliki jaringan yang cukup luas hingga ke pelosok Indonesia sehingga memungkinkan bagi i-mobile untuk menyatukan brand awareness masyarakat terhadap ponsel kami,” tambah Head of Marketing PT Samart I-Mobile Indonesia, Sanit Sopitgirapast.

i-Mobile 318 & 520
Untuk memperkuat posisi branding di Indonesia, i-Mobile turut mensponsori acara Indonesian Idol 2008 dengan menayangkan TVC i-Mobile i-Mobile 318 dan 520.

i-mobile 318 adalah ponsel musik dengan lapis unik magnesium dan lapis batere dari aluminium. Ponsel ini juga dilengkapi dengan fitur multimedia yang kaya, seperti amplifier audio rilisan Yamaha, MP3 player dan kamera digital.

Yang unik dari i-mobile 520 adalah kamus bicaranya (talking dictionary) yang menemani pengguna kemana saja dengan sebuah kamus bahasa “seberat” 80g. Fitur multimedianya pun komplit. Selain amplifier audio Yamaha, ada pula kamera digital 1.3MP, perekam video, radio FM, dan nada dering MP3.

“i-mobile merupakan merek internasional dengan sentuhan lokal. Kami mengerti bahwa setiap pasar adalah unik, dan karenanya tim riset kami berperan penting untuk menentukan ponsel seperti apa yang benar-benar cocok dan diperlukan oleh pasar terkait,” ujar Sanit Sopitgirapast, Head of Marketing, PT. Samart i-mobile Indonesia. “i-mobile menyediakan fitur yang pasar perlu, bukan fitur yang pasar mungkin perlukan.”

Rise or fall?

Menilik segi desain dan teknologi serta fitur yang diusung ponsel-ponsel lansiran Samart i-Mobile, sepertinya ponsel Thailand ini memiliki peluang merebut pangsa pasar yang lumayan besar di pasar ponsel Indonesia. Pertanyaannya adalah….berapa lama waktu yang diperlukan i-Mobile merengkuh 5% market share di Indonesia?.

Bagaimana kinerja dan performa i-Mobile 318 dan 520? Kami akan hadirkan ulasannya ke hadapan Anda secepatnya.

Memilih pelumas yang benar

Banyak orang masih menggangap oli hanya sebagai pelumas mesin saja, padahal fungsinya juga mencakup pendingin, pelindung karat, dan pembersih tutup celah dinding mesin. Kalau oli sampai habis atau melebihi batas kilometer dan belum diganti, bisa-bisa rontok mesin tunggangan kesayangan kita. Nah…Bagaimana sih caranya memilih pelumas yang cocok untuk kendaraan kita?

  1. Pahami spesifikasi oli
    Bingung melihat banyaknya oli dipasaran? Dari oli biasa hingga sintetis. Sebelum memilih, pahami dulu karakter kendaraan dan beban tugas kendaraan itu sehari-hari. Mutu oli juga bisa dilihat dari kode API (American Petroleum Institute) lalu diikuti huruf dibelakangnya. Contoh: API SL (Ini menandakan pelumas khusus bensin) atau API CH4 (Ini biasanya untuk mesin diesel).
  2. Kekentalan (Viskositas)
    Kekentalan merupakan salah satu unsur kandungan oli yang paling rawan. Ini berkaitan dengan hubungan kekentalan dan ketebalan oli. Fungsi kekentalan oli sebagai pelumas dan pelindung benturan antar logam.
  3. Kualitas
    Oli yang baik adalah oli yang dapat menunjukkan keunggulannya dalam sertifikasi uji prestasi yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh pengguna kendaraan.

Dengan mengandalkan tiga aspek diatas, seyogiyanya Anda bisa mendapatkan oli terbaik yang mampu memaksimalkan mesin kendaraan Anda. Jangan lupa memanaskan mesin terlebih dahulu sebelum Anda melaju dengan tunggungan kesayangan Anda ini.

Tracked by ClickAider