Car Drifting

Obsesi melakukan manuver Drift begitu besar dan tercipta begitu selesai menonton Fast & Furious 2: Tokyo Drift. Menyaksikan betapa lincahnya mobil-mobil sport Jepun melakukan aksi nyentrik di lahan sempit membuat adrenaline meningkat.
Bagaimana melakukan aksi Drift ala pembalap-pembalap di dalam film tersebut? Berikut kami hadirkan beberapa langkah awal sebelum Anda bisa melakukan aksi Drifting. Agar bisa sukses melakukan Drift, hanya ada satu langkah jitu: Berlatih!.
Karena di Indonesia masih banyak mobil bertransmisi manual, kami sajikan dulu panduan drift dengan penggerak roda belakang bertransmisi manual. Semoga panduan berikut berguna bagi Anda.
Apa itu Drifting?
Drifting adalah teknik mengemudi dimana mobil meluncur pada sebuah sudut dengan sisinya bergerak ke arah belok. Misal, Anda berbelok ke kiri secara radikal, maka sisi bodi mobil memang meluncur ke kiri tapi roda depan mengarah sedikit ke arah kanan.
Sebelum memulai drifting:
- Cari lapangan parkir kosong yang cukup lapang baik beraspal atau semen. Pastikan tak ada pejalan kaki melintas atau ada gundukan polisi tidur yang bisa membahayakan. Dan….tak ada polisi!. he..he..he..
- Letakkan cone di tengah lot. Pacu kendaraan kearah cone lalu pasang rem tangan untuk berbelok 180 derajat. Latihan terus hingga Anda bisa berbelok 180 derajat dengan sempurna.
- Belajar untuk mengarahkan kemudi ketika menggunakan rem tangan dari kecepatan 20-40 km/jam dan coba mengontrol mobil ke arah yang diinginkan hingga mobil berhenti. Naikkan kecepatan secara bertahap sehingga Anda bisa benar-benar menguasainya.
- Coba lakukan lagi belokan 180 derajat mengitari cone tapi kali ini Anda tak berhenti. Injak pedal gas lalu melintasi cone.
Drifting dengan transimi manual:
Pastikan mobil Anda itu rear-wheel drive dengan konsol rem tangan di tengah. Memang idealnya, Anda menggunakan mobil sport dengan rasio 50/50, dan memiliki cukup tenaga untuk mempertahankan putaran roda ketika drifting. Tapi umumnya mobil-mobil sedan di Indonesia saat ini bisa melakukan drift
Teknik Rem tangan:
- Mulai akselerasi dan masukkan gigi. Paling enak menggunakan gigi dua karea ia memberi perbedaan terlebar antara kecepatan dan mampu mengeraskan torsi mesin.
- Tekan perseneling.
- Arahkan gagang stir ke bagian dalam belokan lalu tarik rem tangan. Langsung arahkan sedikit roda depan ke arah berlawanan.
- Segera menekan pedal gas, lepas perseneling dan arahkan mobil ke arah luncuran, gunakan throttle untuk mengontrol sudut drift.
- Throttle yang lebih akan membuat mobil lebih membelok, dan juga menggerakkan mobil menjauhi pusat belokan. Throttle yang sedikit akan mengurangi sudut, dan membuat mobil bergerak maju ke dalam, belokan dengan lebih bebas. Anda sudah drifting!.
Teknik memainkan Kopling:
Teknik ini digunakan ketika Anda sedang bergerak utuk meningkatkan sudut dan/atau mempertahankan putaran roda. Ketika drifting, Anda mungkin merasa mobil mulai kehilangan sudut drift dan tenaga. Jika ini terjadi, mainkan pedal kopling untuk mendapat kecepatan. Hal ini mirip dengan powershifting, dan Anda akan mendapat decitan ban kembali.
- Masuki area drift.
- Mumpung masih ada tenaga, mainkan pedal perseneling secepat mungkin sampai Anda mendapat drift lagi.
- Lepas pijakan kaki dari pedal.
- Lanjutkan drift, dan ketika Ansda merasa mobil kehilangan sudut/tenaga coba mainkan perseneling lagi.
Tips:
- Setiap mobil memiliki karakter berbeda. Kenali dan menyatulah dengan kendaraan Anda untuk mendapat reaksi drift maksimal.
- Anda tak perlu lagi menarik rem tangan kalau sudah mulai mahir, tapi diperlukan ketika baru belajar drift.
- Belajar drift di jalanan basah akan menghemat ban dan membuat Anda bisa berlatih dalam kecepatan rendah.
- Mulailah aksi drift yang sederhana lebih dahulu. Kuasai dengan baik sebelum melakukan manuver drift yang lebih ekstrem.
- Banyak membaca panduan drifting atau menonton aksi-aksi drifting dari internet untuk mendapat panduan dan info manuver drift lebih lengkap.
- Pilihan mobil yang bagus untuk melakukan dirft diantaranya: Nissan 240SX, 180SX, 350Z, Mazda RX-&, RX-8 dan Miata, Toyota Celica, Supra, AE86, Corolla, Silvia S14, and Silvia S15, Chevrolet Corvette, Viper, GTO, Solstice, G35, SC300 dan Skyline GTE/GTS dan lainnya. Mobil-mobil itu memiliki rasio berat 50/50, rear wheel drive, transmisi manual dan tenaga untuk menjaga putaran roda.
Warnings:
- Jangan melakukan drift di jalan umum. Selain ilegal, itu juga berbahaya.
- Jangan terlalu cepat dan kehilangan kendali. Kembali dari putaran memerlukan skill dan pengalaman.
- Periksa kondisi ban. Berbahaya melakuka drift kalau kembang ban terlihat tipis.
- Jika melakukan drift memakai SUV atau pickup, berhati-hatilah!. Jenis mobil ini mudah terbalik. Bisa untuk drift, tapi Anda perlu pengalaman dan skill yang memadai
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar