Memilih pelumas yang benar
Banyak orang masih menggangap oli hanya sebagai pelumas mesin saja, padahal fungsinya juga mencakup pendingin, pelindung karat, dan pembersih tutup celah dinding mesin. Kalau oli sampai habis atau melebihi batas kilometer dan belum diganti, bisa-bisa rontok mesin tunggangan kesayangan kita. Nah…Bagaimana sih caranya memilih pelumas yang cocok untuk kendaraan kita?
- Pahami spesifikasi oli
Bingung melihat banyaknya oli dipasaran? Dari oli biasa hingga sintetis. Sebelum memilih, pahami dulu karakter kendaraan dan beban tugas kendaraan itu sehari-hari. Mutu oli juga bisa dilihat dari kode API (American Petroleum Institute) lalu diikuti huruf dibelakangnya. Contoh: API SL (Ini menandakan pelumas khusus bensin) atau API CH4 (Ini biasanya untuk mesin diesel). - Kekentalan (Viskositas)
Kekentalan merupakan salah satu unsur kandungan oli yang paling rawan. Ini berkaitan dengan hubungan kekentalan dan ketebalan oli. Fungsi kekentalan oli sebagai pelumas dan pelindung benturan antar logam. - Kualitas
Oli yang baik adalah oli yang dapat menunjukkan keunggulannya dalam sertifikasi uji prestasi yang langsung bisa dirasakan manfaatnya oleh pengguna kendaraan.
Dengan mengandalkan tiga aspek diatas, seyogiyanya Anda bisa mendapatkan oli terbaik yang mampu memaksimalkan mesin kendaraan Anda. Jangan lupa memanaskan mesin terlebih dahulu sebelum Anda melaju dengan tunggungan kesayangan Anda ini.
If you enjoyed this post, please consider to leave a comment or subscribe to the feed and get future articles delivered to your feed reader.

Comments
Belum ada komentar.
Tinggalkan komentar